Monday, March 7, 2016

Learning from Anemone and Clown Fish

This week's to-read-book for kiddos

Minggu lalu, kami belajar tentang kehidupan di dalam air dan secara spesifik membahas simbiosis mutualisme antara ikan badut dan anemon. Apa itu simbiosis? Saya gali lebih lanjut ini mah...dalam perenungan saya.. seorang emak homeshooler yang juga ikut belajar saat mengajar anak-anaknya...
Menarik sekali saat cari tahu tentang simbiosis. Akar kata simbiosis berasal dari bahasa Yunani σύν yang artinya "bersama" dan βίωσις  yang artinya "hidup". Menurut Albert Bernhard Frank, seorang botanis dari Jerman yang hidup di era Belle Epoque, tepatnya di tahun 1877, ia menggunakan kata simbiosis untuk menggambarkan hubungan saling menguntungkan pada lumut (lichen). Sehingga jika diartikan kata simbiosis adalah  hubungan yang dekat dan jangka panjang antara dua spesies makhluk hidup yang berbeda.

Simbiosis ada yang saling menguntungkan kedua belah pihak seperti di kasus ikan badut dan anemon laut ini.  Ikan badut mendapat makanan yakni invertebrata kecil di tubuh anemon ...yang jika tidak dimakani oleh si ikan badut lantas akan membahayakan kelangsungan hidup anemon. Ikan badut pun bisa bersembunyi dari para predatornya di sela sela tubuh anemon. Ikan badut pun melindungi si anemon dari predatornya, butterfly fish, lewat suara tinggi yang diproduksinya.
 Saling menguntungkan ya jika hidup bersama seperti ini?

Wah memang betul sekali ya kata Firman Tuhan  "Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka." (Pengkotbah 4:9)
 Perenungan saya berakhir pada kesimpulan: jangan suka jadi single fighter...sok kuat... belajarlah dari ikan badut dan anemon laut ...yang hidup saling menolong satu sama lainnya. Kita butuh orang lain, demikian juga sebaliknya. Hidup bersama dalam suatu komunitas itu asikk banget!!
Jangan suka menyendiri..lol...!

DS & DD attempt to draw  and color anemones and clownfish

clownfish coloring :)






 

© Free blogger template 3 columns