Friday, July 31, 2009

Jangan didik anakmu

Saya ingin share sebuah puisi yang indah yang kami dapat dari Bina Iman Keluarga Sahabat Kristus:


Jangan didik anakmu
Jangan didik anakmu laki-laki

Bahwa kekuatan dan keperkasaan adalah segalanya

Ajari dia untuk mencintai dan menerima dirinya apa adanya

Jangan didik anakmu laki-laki

Untuk mengejar kehormatan dan kekuasaan

Ajari dia untuk mengejar cinta kasih dan kebijaksanaan

Jangan larang anakmu laki-laki jika ia menangis

Dan jangan katakan padanya bahwa laki-laki tak boleh cengeng

Ajari dia untuk mengenali dan menerima perasaannya

Bahwa air mata adalah anugrah Tuhan yang indah

Sehingga ia belajar untuk tidak frustasi oleh emosinya

Dan jika dewasa ia telah belajar untuk hidup dengan seutuhnya


Jangan didik anakmu perempuan

Bagaimana menjadi cantik

Ajari dia untuk mencintai dan menerima dirinya apa adanya

Jangan didik anakmu perempuan

Bagaimana untuk menyenangkan laki-laki

Ajari dia untuk menyenangkan hati Tuhan

Jangan larang anakmu perempuan

Jika ia menikmati melompat,berlari, dan memanjat

Jika ia suka menjajah dan mengutak-atik benda-benda

Jangan kau paksa dia untuk duduk manis diam dan tenang

Karena jiwanya yang ingin bebas jadi dirinya sendiri

Dan juga rasa ingin tahunya yang telah Tuhan anugerahkan

Telah kaubonsai dan kaurusak sejak dini


Isilah rumahmu

Dengan cinta,hikmat dan kebijaksanaan

Bukan dengan harta, keindahan tubuh, gelar dan kekuasaan

Bagikanlah kepada anakmu laki-laki dan perempuan

Keindahan menikmati mentari pagi

Kehangatan rasa ketika menggenggam pasir

Kemesraan seekor kupu-kupu

Hinggap diatas bunga

Den merdunya suara tetes-tetes


Jika kau ingin anakmu rajin beribadah

Gemakan keberadaan Tuhan dalam dirimu

Ia takkan bisa kau paksa berdoa dan sembahyang

Ketika dia tak dapat menangkap makna ibadah darimu

Jika kau ingin anakmu mencintai pengetahuan

Pancarkan rasa ingin terus belajar

Nasihatmu tak akan bisa membuatnya mau membaca

Ketika dia tak pernah menyaksikan engkau menikmati buku


Jika kau ingin anakmu penuh kasih

Tunjukkan cinta kasihmu kepadanya dan sesama

Kata-kata saja tidak akan mempan membuatnya mengasihi

Jika ia tak pernah merasakan cinta darimu

Untuk anakmu

Engkau adalah teladan yang utama

Tak perlu banyak kata, tiada perlu jutaan nasihat

Jika kau ingin anakmu hidup seperti yang kau inginkan

Hiduplah demikian!

Monday, July 27, 2009

The Homemaker’s Value (Nilai Seorang Ibu Rumah Tangga)


Picture: American Housewife Marjorie McWeeney Cleaning House and Watching Her Children
by Nina Leen

If women choose not to do this very special job,
Jika wanita memilih tidak melakukan pekerjaan spesial ini,
it will simply not get done,
pastilah tugas ini tidak akan terlaksana,
the mothering, the nurturing, the comforting and caring
menjadi ibu, mengasuh, menentramkan dan perhatian
that fills the committed homemaker’s day
yang memenuhi hari seorang ibu rumah tangga yang berkomitmen
will simply be lost,
akan hilang begitu saja,
and society will be impoverished.
dan masyarakat akan menjadi melarat

Children will not get the spiritual guidance they need.
anak-anak tak akan mendapat tuntunan rohani yang mereka butuhkan
Lonely teenagers will not be listened to.
Remaja-remaja yang kesepian takkan ada yang mendengarkan
Many people with problems will not be ministered to,
banyak orang dengan masalah takkan ada yang melayani,
many sick folk will go unvisited.
bnyak orang sakit yang takkan dikunjungi
A special human quality will disappear from our culture.
Sebuah kualitas yang spesial akan hilang dari peradaban kita.

Women can give up their jobs
wanita bisa melepaskan profesi mereka
as clerks, engineers, sales people, doctors –
sebagai pegawai, insinyur, penjual, dokter-
other people will step in
orang-orang lain akan menggantikan
and the world will go on as smoothly as before.
dan dunia akan berjalan selancar sebelumnya
It will be business as usual.
dan bisnis akan seperti biasa

The groceries will still be sold,
barang kebutuhan akan tetap dijual,
trucks loaded with merchandise will still roll across our highway,
truk-truk yang berisikan barang-barang dagangan akan tetap melintasi jalan raya kita,
and Wall Street will carry on.
dan pasar uang akan tetap berlanjut.

Not so with homemaking.
tidak demikian dengan mengurus rumah tangga

Homemakers are the special people in whose hands
para ibu rumah tangga adalah orang-orang spesial dimana di tangan mereka
the country and the world have been entrusted.
negara dan dunia dipercayakan
When women leave this job the world does not go on as before.
saat wanita meninggalkan profesinya ini dunia tidak berputar seperti sebelumnya.
It falters and begins to lose its way.
Dunia berjalan terhuyung dan mulai kehilangan arahnya

Homemakers are indispensable!
Para ibu rumah tangga sangatlah diperlukan!

sumber: The Creative Homemaker by Mary LaGrand Bouma
diterjemahkan oleh Mrs Irontius Lou

Wednesday, July 8, 2009

Indonesia Memilih...

Woman Dropping Ballot in Ballot Box, in Parliamentary Election, First Time Women Allowed to Vote

Hari ini kita menjalankan hak dan kewajiban kita sebagai warga negara Indonesia dengan memberikan suara pada pemilu presiden putaran pertama.

Hmm..saat kuperhatikan jari kelingkingku yang tertoreh tinta ungu...
Tinta yang akan membekas cukup lama....
Saat melihat bekas tinta itu, saya bersyukur kepada Tuhan karena saya bisa diberi kesempatan ikut mencontreng (bukan mencoblos lagi nih...).
One voice counts-satu suara juga berarti... akan turut menentukan calon pemimpin bangsa kita untuk era lima tahun mendatang..

Dalam pesta demokrasi, suara rakyatlah (suara kita-kita ini..) yang menentukan calon pemimpinnya lewat pemilihan umum. Seperti ungkapan bahasa Latin dari zaman abad pertengahan"vox populi vox dei"-"suara rakyat adalah suara Tuhan". Suara rakyat dihargai sebagai penyampai kehendak Tuhan.

Sambil menunggu hasil quick count, mari terus berdoa untuk pemimpin yang terbaik bagi Indonesia. Bersyukur untuk hasil dan pemimpin yang baru,sebab kita percaya bahwa pemerintahan dan pemimpin yang ada adalah berasal dari Tuhan, seperti ada tertulis:

"Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah."(Roma 13:1 versi Indonesia terjemahan baru)

Saturday, July 4, 2009

Ukuran Rumah Tangga




Daftar singkatan ukuran rumah tangga

bh=buah
bj= biji
btg= batang
btr= butir
bks= bungkus
cc= centimetre cubic
ckr=cangkir
fl.oz=fluid ounce
gls=gelas
g= gram
ml=milliliters
oz.=ounce
ptg=potong
sdt= sendok teh
sdm= sendok makan

Konversi Ukuran Rumah Tangga
Volume:
American Standard
1 sdt (1 teaspoon)*=5 ml=5 cc
1 sdm (1 tablespoon)*= 3 sdt =15 ml=15 cc
1 cangkir (1 cup)=8 fl.oz= 236 ml
1 fl. oz (menurut volume cairan)= 30 ml
1 pint= 2 cups = 480 ml
1 quart = 4 cups = 2 pints=960 ml =0.96 liter

1 ounce (menurut berat)= 28 g
1 pound = 16 ounces = 454 g
1 kg= 2.2 pounds =1000 g

British Standard

1 sdt (1 teaspoon)*=6 ml
1 sdm (1 tablespoon)*= 3 sdt =18 ml
1 cangkir (1 cup)=8 fl.oz= 227 ml
1 fl. oz (menurut volume cairan)= 28.4 ml
1 Gill= 5 fl.oz=142 ml
1 pint= 20 fl.oz =568 ml

1 ounce (menurut berat)= 25 g
1 pound =1 lb=450 g

Sumber:
http://marycontrary.tripod.com/food/
Dasar-dasar Gizi Kuliner oleh C.Soejoeti Tarwotjo
Daftar Bahan Makanan Penukar oleh RSIA Hermina Podomoro

Friday, July 3, 2009

Wanita yang lebih muda-Titus 2:4

Titus 2:4*
dan dengan demikian mendidik perempuan-perempuan muda mengasihi suami dan anak-anaknya, (versi Indonesia Terjemahan Baru)

supaya dengan itu mereka dapat mendidik wanita-wanita muda untuk mengasihi suami dan anak-anak, (versi Indonesia Bahasa Indonesia Sehari-hari)

That they may teach the young women to be sober, to love their husbands, to love their children, (King James version)

so the younger women will be loving wives and mothers. (Contemporary English version)

Dalam Titus 2 ayat 4, Paulus memberikan nasehatnya bagi perempuan-perempuan yang lebih muda(νεας, baca: neos). Wanita yang lebih muda seyogyanya belajar dari wanita yang lebih tua.
Wanita-wanita yang lebih tua harus mengajar wanita-wanita yang lebih muda dua hal, yang adalah dua peran utama seorang wanita dalam rumah tangganya:


1. Peran sebagai isteri-Peran yang pertama dan terutama adalah peran sebagai isteri. Kata Yunani untuk "mengasihi suaminya"adalah φιλανδρους (philandros) , yang menurut definisi kamus Strong adalah “fond of man” yang artinya: suka pada laki-laki. Kata kasih yang dipakai adalah jenis kasih phileo yang merupakan kasih persahabatan, yakni kasih yang menghargai, menyukai dan menikmati kebersamaan dengan sahabat kita. Bagaimana kita mengasihi suami kita sebagai sahabat?
-Salah satu caranya adalah berdoa buat suami kita setiap hari, menjadi tiang doa buat suami kita.
-Menjadi tempat curhat yang baik
-Mengurus anak-anak dan rumah dengan baik
-Mengelola uang belanja dengan bijaksana




2.Peran sabagai ibu- Peran yang kedua adalah peran sebagai ibu. Kata Yunani untuk "mengasihi anak-anaknya" adalah φιλοτεκνους (philoteknos)yang menurut kamus Strong adalah“fond of one’s children-that is maternal” - artiny suka akan anak-anaknya-sebagai ibu. . Kata kasih yang dipakai juga adalah kasih phileo, yakni kasih persahabatan-kasih yang menghargai, menyukai dan menikmati kebersamaan dengan sahabat kita. Bagaimana kita mengasihi anak-anak kita sebagai sahabat?
Saat kita mengasihi anak kita sebagai seorang sahabat, kita menikmati berada bersama anak-anak kita. Kita enjoy main dan ngobrol dengan anak kita. Menjadi ibunya bukan hanya sebatas menerima tanggung jawab untuk membesarkan dan mendisiplin saja! Tapi juga menjadi teman bagi anak kita, yang berarti menjadi tempat curhat, tempat hangout yang asyik dan teman main yang seru? Jadi ada hubungan persahabatan yang dibangun dalam setiap kesempatan bersama anak kita!

Menyenangkan sekali ya, jikalau dalam rumahtangga kita, kita punya hubungan selayaknya sahabat karib dengan anak-anak kita sampai mereka dewasa nanti. That's one of my prayers for my li'l kid!

Mari kita sebagai wanita yang lebih muda berlomba-lomba menjalankan Titus 2 ayat 4 ini, dengan bimbingan seorang wanita yang lebih tua sebagai mentor kita!

*) catatan: Kutipan ayat dari berbagai versi alkitab diambil dari software alkitab e-sword(www.e-sword.net);
penulisan cetak miring dan penebalan adalah tambahan dari penulis.

©2009-written by Yunie Lou

Thursday, July 2, 2009

Sepuluh Perintah bagi Isteri (A Wife’s Ten Commandments)

Mozart with His Wife Constanze on Their Honeymoon by Austrian School

1. Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu; dan kasihilah suamimu seperti dirimu sendiri.
You shall love the Lord your God with all your heart, and with all your soul, and with all your mind; and you shall love your husband as yourself.

2. Janganlah menjadikan suamimu illah lain, tetapi kasihilah, hormatilah, hargailah, dan tunduklah padanya seperti kepada Tuhan.
You shall not make your husband into an idol, but you shall love, honor, respect and submit to him as unto the Lord.

3. Janganlah menyebut sembarangan nama suamimu lewat gosip, hinaan, kritikan, keluhan atau ejekan, namun berkatilah dia secara pribadi dan di depan umum.
You shall not take your husband's name in vain through gossip, slander, criticism, complaint or mockery; but you shall bless him both privately and publicly.

4. Bekerjalah dengan bersemangat seperti diinginkan oleh Tuhan dan suamimu, bukan seperti keinginanmu sendiri. Janganlah engkau terlalu sibuk bekerja sehingga engkau lalai mengambil waktu khusus dengan Tuhan setiap hari. Dalam saat teduhmu, berdoalah dengan giat untuk suamimu. Bersedialah untuk menghentikan kegiatanmu dan “bermain” dengan suamimu jika ia meminta.
You shall work heartily as directed by the Lord and your husband, not by your own ideas of what should be done. You shall not be so busy working that you neglect to get alone with God every day. During this quiet time, you shall pray diligently for your husband. Be willing to put aside work in order to "play" when your husband asks you.

5. Hormatilah ibumu dan ayahmu, namun janganlah meninggikan posisi mereka atau pendapat mereka diatas posisi dan pendapat suamimu.
You shall honor your mother and father, but you shall not elevate their position or opinions above your husband's.

6. Janganlah marah atau menuduh atau membenci suamimu, namun berilah kasih karunia, pengampunan dan belas kasihan dan cinta tanpa syarat.
You shall not resent or revile or hate your husband, but you shall grant him grace, forgiveness and mercy and haseed love.

7. janganlah berzinah atau berpikir penuh nafsu terhadap pria lain, tetapi bersyukurlah kepada Tuhan atas suamimu dan bersukacitalah oleh karenanya.
You shall not commit adultery, nor shall you think lustfully toward another man; but you shall thank God for your husband and be pleased with him.

8. Janganlah mencuri dari suamimu. Janganlah mencuri pernikahan darinya dengan mengancam akan bercerai. Atau mencuri isterinya dengan membiarkannya sendirian selalu. Atau mencuri waktunya dengan menuntutnya melakukan hal-hal yang tak perlu. Atau mencuri sukacitanya dengan berkeluh kesah. Atau mencuri damai sejahteranya dengan terus menerus mengomel. Atau mencuri pandangan pria lain dengan mengenakan pakaian yang tidak pantas dan menyebabkan mereka jatuh. Hal ini merampas isteri terhormat dari suamimu dan merampas pikiran murni pria lain, dan merampas kesetiaan suami wanita lain.
You shall not steal from your husband. You shall not steal his marriage by threatening divorce. Nor steal his wife by leaving him alone all the time. Nor steal his time by placing unnecessary demands on him. Nor steal his joy by complaining. Nor steal his peace by endless nagging. Nor steal glances from other men by wearing provocative clothes and causing them to stumble. This defrauds your husband of an honorable wife, the other man of pure thoughts, and the other man's wife of her husband's faithfulness

9. Janganlah berdusta pada suamimu, tetapi berbicaralah kebenaran dalam kasih. Kenakanlah roh yang lemah lembut dan penurut.
You shall not lie to your husband, but you shall speak the truth in love. You shall practice a quiet and gentle spirit.

10. Janganlah iri hati dengan suami ,anak-anak, teman, rumah, penampilan, pakaian, kepemilikan, talenta, dan bakat, pelayanan ataukah hal-hal lain milik wanita lain; namun hendaklah kamu puas dengan apa yang telah dianugerahkan Tuhan kepadamu.
You shall not covet another woman's husband, children, friends, house, looks, wardrobe, possessions, talents and gifts, ministry, or any other thing that is hers; but you shall be content with all God has given to you.

sumber:
Copyright © by Linda Hayase. Web Site Copyright © 2001 by Richard A. Murphy, Maranatha Life All rights reserved.
http://www.maranathalife.com/marriage/mar-trs2.htm

Learning from Anemone and Clown Fish

This week's to-read-book for kiddos Minggu lalu, kami belajar tentang kehidupan di dalam air dan secara spesifik membahas simbiosis...