Thursday, July 2, 2009

Sepuluh Perintah bagi Isteri (A Wife’s Ten Commandments)

Mozart with His Wife Constanze on Their Honeymoon by Austrian School

1. Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu; dan kasihilah suamimu seperti dirimu sendiri.
You shall love the Lord your God with all your heart, and with all your soul, and with all your mind; and you shall love your husband as yourself.

2. Janganlah menjadikan suamimu illah lain, tetapi kasihilah, hormatilah, hargailah, dan tunduklah padanya seperti kepada Tuhan.
You shall not make your husband into an idol, but you shall love, honor, respect and submit to him as unto the Lord.

3. Janganlah menyebut sembarangan nama suamimu lewat gosip, hinaan, kritikan, keluhan atau ejekan, namun berkatilah dia secara pribadi dan di depan umum.
You shall not take your husband's name in vain through gossip, slander, criticism, complaint or mockery; but you shall bless him both privately and publicly.

4. Bekerjalah dengan bersemangat seperti diinginkan oleh Tuhan dan suamimu, bukan seperti keinginanmu sendiri. Janganlah engkau terlalu sibuk bekerja sehingga engkau lalai mengambil waktu khusus dengan Tuhan setiap hari. Dalam saat teduhmu, berdoalah dengan giat untuk suamimu. Bersedialah untuk menghentikan kegiatanmu dan “bermain” dengan suamimu jika ia meminta.
You shall work heartily as directed by the Lord and your husband, not by your own ideas of what should be done. You shall not be so busy working that you neglect to get alone with God every day. During this quiet time, you shall pray diligently for your husband. Be willing to put aside work in order to "play" when your husband asks you.

5. Hormatilah ibumu dan ayahmu, namun janganlah meninggikan posisi mereka atau pendapat mereka diatas posisi dan pendapat suamimu.
You shall honor your mother and father, but you shall not elevate their position or opinions above your husband's.

6. Janganlah marah atau menuduh atau membenci suamimu, namun berilah kasih karunia, pengampunan dan belas kasihan dan cinta tanpa syarat.
You shall not resent or revile or hate your husband, but you shall grant him grace, forgiveness and mercy and haseed love.

7. janganlah berzinah atau berpikir penuh nafsu terhadap pria lain, tetapi bersyukurlah kepada Tuhan atas suamimu dan bersukacitalah oleh karenanya.
You shall not commit adultery, nor shall you think lustfully toward another man; but you shall thank God for your husband and be pleased with him.

8. Janganlah mencuri dari suamimu. Janganlah mencuri pernikahan darinya dengan mengancam akan bercerai. Atau mencuri isterinya dengan membiarkannya sendirian selalu. Atau mencuri waktunya dengan menuntutnya melakukan hal-hal yang tak perlu. Atau mencuri sukacitanya dengan berkeluh kesah. Atau mencuri damai sejahteranya dengan terus menerus mengomel. Atau mencuri pandangan pria lain dengan mengenakan pakaian yang tidak pantas dan menyebabkan mereka jatuh. Hal ini merampas isteri terhormat dari suamimu dan merampas pikiran murni pria lain, dan merampas kesetiaan suami wanita lain.
You shall not steal from your husband. You shall not steal his marriage by threatening divorce. Nor steal his wife by leaving him alone all the time. Nor steal his time by placing unnecessary demands on him. Nor steal his joy by complaining. Nor steal his peace by endless nagging. Nor steal glances from other men by wearing provocative clothes and causing them to stumble. This defrauds your husband of an honorable wife, the other man of pure thoughts, and the other man's wife of her husband's faithfulness

9. Janganlah berdusta pada suamimu, tetapi berbicaralah kebenaran dalam kasih. Kenakanlah roh yang lemah lembut dan penurut.
You shall not lie to your husband, but you shall speak the truth in love. You shall practice a quiet and gentle spirit.

10. Janganlah iri hati dengan suami ,anak-anak, teman, rumah, penampilan, pakaian, kepemilikan, talenta, dan bakat, pelayanan ataukah hal-hal lain milik wanita lain; namun hendaklah kamu puas dengan apa yang telah dianugerahkan Tuhan kepadamu.
You shall not covet another woman's husband, children, friends, house, looks, wardrobe, possessions, talents and gifts, ministry, or any other thing that is hers; but you shall be content with all God has given to you.

sumber:
Copyright © by Linda Hayase. Web Site Copyright © 2001 by Richard A. Murphy, Maranatha Life All rights reserved.
http://www.maranathalife.com/marriage/mar-trs2.htm

6 comments:

eha said...

Menjadi perempuan yang berperan sebagai istri dan ibu yang baik benar-benar perjuangan yang tak berkesudahan. Terimakasih untuk tulisan yang sangat bernutrisi ini.

Mrs Irontius Lou said...

thanks atas masukan dan kunjungan anda, let's give our best and rejoice in our role as a wife, a mother and a homemaker! Blessed be the name of the LORD!

tikno said...

Saya sedikit terfokus pada dua hal dalam posting ini.

Pertama, yaitu perintah No.2 yang mengatakan:
".... tunduklah padanya seperti kepada Tuhan."
Kesannya seperti mengusik persamaan gender.

Kedua, yaitu perintah No.4 yang mengatakan:
".... Bersedialah untuk menghentikan kegiatanmu dan "bermain" dengan suamimu jika ia meminta."
Saya pikir menghargai istri yang sedang sibuk melakukan pekerjaan rumah tangga adalah hal yang sepatutnya.

Mrs Irontius Lou said...

terima kasih untuk masukannya pak tikno,
@perintah no.2- konsep tunduk yang dimaksud disini bukan berarti merendahkan derajat kaum wanita, namun tunduk kepada suami karena menghormati dia sebagai kepala rumah tangga, bukan karena takut atau terpaksa

@perintah no.4- ya,harus sama-sama saling mengerti antara suami dan isteri.

Lia said...

bu, just found your blog! :) baru take a look aja blon baca2 uda tau klo ini blog yg bagus dan layak untuk ditongkrongin ;p salam kenal yaaa... it's nice to know ada wanita yg punya heart's desire yg sama. bless you, sist! ^^

eternal_love said...

diriku boleh copy postingan ini gak u/ taroo di blog aku...
heheheheh sekalian aku jadiin reminder buat diriku sendiri, nice article :)

Learning from Anemone and Clown Fish

This week's to-read-book for kiddos Minggu lalu, kami belajar tentang kehidupan di dalam air dan secara spesifik membahas simbiosis...