Saturday, November 21, 2009

Thanksgiving..

Freedom from Want by Norman Rockwell-Allposters.com
Tidak terasa sudah akhir tahun lagi..
Waktu berjalan cepat...
Joshua sudah menuju tiga tahun.. Berarti saya juga bertambah usia..
As always, setiap akhir tahun kebiasaan lama muncul : jadi serba melankolis, suka merenungkan kejadian-kejadian sepanjang tahun. Lalu, sejak akhir bulan Oktober lagu-lagu natal sudah menggema di seantero pelosok rumah kami!

Belakangan ini, saya jarang menulis blog, namun masih membaca tulisan blog teman-teman bloggers, walau tidak mengomentari.
Banyak hal-hal menarik yang ditulis teman-teman bloggers.

Saat membaca blog-blog teman yang tinggal di negeri Paman Sam, para ibu-ibu rumahtangga disana saat ini sedang sibuk merancang hidangan untuk Thanksgiving.. Gambar diatas menggambarkan acara makan Thanksgiving keluarga dengan hidangan khasnya "cooked turkey"--duh pengen mencicipinya...!

Akhir bulan ini,tepatnya tanggal 26 November, adalah tradisi di Amerika untuk merayakan hari Thanksgiving (hari Pengucapan Syukur). Wah,mereka punya hari khusus untuk mengucap syukur!! Saya pun jadi diingatkan untuk bersyukur..
Seiring perenungan tahun ini, saya bersyukur untuk semua kejadian-kejadian yang Tuhan ijinkan dialami oleh kami sekeluarga.

Saya sangat bersyukur dengan banyak hal..ada hal-hal baik yang kami nikmati bersama, namun juga ada hal-hal tidak enak..
In all things, God works for the good! Tuhan memulihkan banyak hal-hal, lewat orang-orang yang kami tak sangka-sangka. Hubungan dengan saudara-saudara kandung Tuhan pererat, teman-teman lama yang Tuhan pertemukan, kami juga belajar banyak hal--diantaranya:

"Don't judge a book by it's cover"--ini betul sekali! Kami dapat banyak pelajaran tentang menilai orang lain. Jangan menilai orang dari penampilan luarnya saja--hey..yang mengaku dirinya hamba Tuhan juga bisa gila harta dan tamak--tapi menuding orang tamak...??, menipu disana-sini, ngemplang sana ngemplang sini...
Sebaliknya yang dicap "murtad" ,"preman" & "mafia", ternyata bisa lebih punya hati nurani dan suka menolong??? Aneh bin ajaib yah? Dunia bak terbalik--idealisme kami ditampar oleh realitas kehidupan...Kami heran betul dengan fakta yang kami temui!
Yang mengulurkan tangannya saat kami butuh bantuan adalah orang-orang kami kami gak pernah sangka.. Tapi saya teringat kisah orang Samaria yang baik hati, yang mau peduli dan menolong..See, an angel can sometimes disguise himself ?

"Sebaik-baiknya manusia terlihat,pasti ada sisi buruknya yang belum terlihat. Seburuk-buruknya manusia terlihat, pasti ada sisi baiknya yang belum terlihat."
One more time: Don't judge a book by it's cover, Don't judge a person from his outlook...it's very tricky...!!
Terima kasih Tuhan sudah membukakan mata kami dengan pelajaran berharga ini.

Hal lain yang kami pelajari, tentang mendidik dan membesarkan anak kami, Joshua. Ternyata tidak mudah membesarkan anak usia ini (2-3 tahun). Banyak pelajaran yang kami petik saat mulai menanam bibit benih moral di hati anak kami..Ternyata apa yang kami lakukan ditiru oleh anak kami--yang baik & yang BURUK!-- Kami berkaca terhadap diri sendiri lewat Joshua! Ternyata dia..Ternyata dia...Ya ampun, kenapa keniasaan malas sikat gigiku juga nular yah? Kebiasaan abai saat dipanggil pun menular.. Oh ternyata.. Joshua teliti seperti papanya.. banyak sekali ternyata yang kami temui-- yang membanggakan dan memalukan!
Saya bersyukur bisa berada dalam perjalanan bersama anak dan suamiku untuk terus mengembangkan potensi diri kami...always to be a better new "you"!

Lalu tentang homeschooling, ternyata[lagi..lagi kata ini--Ternyata!] homeschooling bisa meningkatkan kualitas hubungan dengan anak.. Namun setiap pilihan pendidikan memang ada kelebihan dan kekurangannya. Kekurangan homeschool menurut saya adalah sosialisasi dengan teman sebaya yang sangat minim. Nah..namun gak berhenti disitu kan! setiap rintangan ada solusinya. Saat trial di preschool-preschool, disitulah terlihat sekali Joshua tidak bisa bermain dengan baik dalam kelompok. Saat dipanggil untuk baris dalam iringan kereta-keretaan, Joshua menolak...Lalu saat harus share mainan dengan anak lain, dia juga agak sulit melepas mainannya..Akhirnya sebagai solusinya, kami masukkan Joshua ke tumbletots untuk melatih sosialisasi dalam kelompok dan seminggu sekali kami buat acara playdate di rumah teman atau saudara...Jadi, saya belajar untuk tidak menyerah begitu saja saat ketemu rintangan. Homeschool tetap yang terbaik untuk anak usia balita.
Saya bersyukur punya suami yang melarang saya berkarir sehingga saya punya banyak waktu untuk diinvestasikan dalam kehidupan keluarga (a lot of time for homemaking, homeschooling and homeworking)

Saya pun bersyukur untuk jawaban doa-doa kami tahun ini, diantaranya: Saya sudah cukup lama berdoa untuk dapat mentor, dan akhirnya... Seorang wanita yang lebih tua, yang punya karakter dan pengalaman hidup, yang mau membagikan hidupnya dengan saya...so happy for this! Okay, that's it for now! An early Thanksgiving greeting for my readers: Happy Thanksgiving everyone!

Happy Thanksgiving, Cooked Turkey
Allposters.com

P.S: Ada yang bisa buat kalkun seperti diatas? Bagi-bagi resepnya yah..! Atau ada link ke sites yang menulis resep ini? Pengen nyobain...smile...


2 comments:

curhatfanda said...

Halo Yunie...kalkunnya bikin laper ah! Kenapa ya Thanksgiving day ga menular di Indonesia? Hidangannya diganti ayam panggang gitu? [kyknya itu hidangan sehari-hari yah, hehehe]

Hari ini di rumah kami juga mulai terdengar lagu-lagu Natal. Tak heran bulan Nov-Dec delalu cepat berlalu ya, soalnya enak-enak aja isinya!

Yunie 罗 (陈有芳) said...

@mba fanda: iya, bulan-bulan gini lagu Natal dimana-mana, hmm, jadi makin melankolis..

Learning from Anemone and Clown Fish

This week's to-read-book for kiddos Minggu lalu, kami belajar tentang kehidupan di dalam air dan secara spesifik membahas simbiosis...