Tuesday, September 28, 2010

A Story and an Award!

Coffee Being Poured into a Cupby J├╝rgen Klemme- Allposters.com

Secangkir kopi yang masih hangat dituang,
harum aroma kopi semerbak di ruangan itu..
Sesaat aku terhening, memikirkan beberapa hal...
Rasa hati sesak, penuh angan dan impian,
namun tak tahu dengan siapa harus berbagi dan mewujudkannya..?

Kubolak-balik buku menu..
"Pesan yang mana ya?", batinku seraya setengah melamun,
gambar foto aneka makanan di buku menu itu tampak warna-warni namun makin lama makin tampak kabur..
Air mata menggenangi pelupuk mata sambil teringat berbagai asa, angan, cita-cita..

"Mau pesan makan siang apa, Bu?", tanya sang pelayan, membuyarkan lamunanku.
Aneka gambar yang warna-warni tadi nampak berjejer berselang seling di buku menu..
Namun tak ada yang menarik perhatianku.. Perlahan kuseka air mataku dengan tisu yang tersedia disebelah cangkir kopiku..Jangan sampai pelayan itu menyadarinya
Kualihkan pandangan ke seorang pelayan wanita menyajikan sebuah menu yang nampak begitu membuatku tergiur: satu keranjang penuh dengan aneka french fries, kentang goreng dan kentang bakar dihidangkan dengan saus mayonaise..
Mataku menelusuri buku menu dan terhenti pada POTATO BOAT..oke...this is it!
Pastilah ini nama menu yang nampak begitu menggodaku itu..!
"Saya pesan potato boatnya satu", jawabku dengan lantang.

Sang pelayan dengan licahnya mencatat pesananku dan memproses order tersebut..
Huff..leganya! Aku bisa kembali ke lamunanku.. 
Tak lama berselang, sang pelayan membawa baki berisikan "potato boat" yang tidak sesuai harapanku...!! Tidak ada saus mayo, tidak ada keranjang, tidak ada aneka french fires seperti imajinasiku semula.. yang ada hanyalah dua butir kentang bakar yang diolesi saus bologna!!
"maaf, tapi yang saya inginkan adalah yang seperti itu", protesku sambil menunjuk ke arah meja sebelahku.
"Tetapi yang anda pesan barusan adalah potato boat, menu itu namanya bukan potato boat", jawab si pelayan ramah.

Hmm, terlalu cepat menyimpulkan rupanya..gawat..segala sesuatu yang kulihat hanya lewat kacamata dan persepsi pribadi, tanpa bertanya pendapat yang lain seringkali keliru..

Dan akhirnya, aku berakhir dengan minum secangkir kopi dan makan siang satu porsi potato boat.. I made my own sandwich, so true..!

PS:
Saya  senang blog ini dapat award dari Mba Joanna "Citra Wanita", tadinya mau langsung dipajang, eh ada kendala dengan koneksi internetku... :(
Anyway,
 thank you so very much! :)




Saya teruskan award ini ke enam orang teman bloggers berikut ini:
 1. Mba Asty-Cerita Asty
2. Mba TriZ-Pojok Hobie
3.  Mba Risma-Blog perempuan rumahan
 4.Mba Dira-Keluarga Rahman
5.Mba Evelyn-Heave on Earth
6. Jessica-Jess'CreArt

Syarat penerima award truly blogger from Indonesia adalah sebagai berikut :
1. Cantumkan award dgn link ke blog trulyshare.co.cc
2. Pilih 6 teman lagi untuk melanjutkan award
3. Cantumkan link berikut ini :
Dengan catatan: 
hapus link no.1 sehingga posisi dibawahnya naik ke atas, dan tempatkan link anda di posisi ke 10.


Monday, September 20, 2010

Anne Bradstreet

Anne Bradstreet (Christian Encounters Series)
Pengarang: D B Kellog
Penerbit: Thomas Nelson

Anne Bradstreet, terlahir tahun 1612 di Northampton-Inggris, sebagai anak kedua dari pasangan Thomas dan Dorothy Dudley. Anne hidup di zaman kolonial dan era eksplorasi, dimana bangsa Eropa sedang begitu bersemangat berlayar mengeksplorasi samudera raya seraya mengemban amanat gold-glory-gospel.  Anne, ketika itu berusia 18 tahun,  meninggalkan tanah kelahirannya dan berlayar bersama keluarga besarnya melintasi Samudera Atlantik menuju suatu negeri baru yang sama sekali asing baginya. Anne beserta keluarga besarnya termasuk dalam rombongan para pendatang pertama di Benua Amerika yang tiba dengan kapal Arbella. Anne tiba di New England-istilah yang digunakan untuk menyebut "Benua Amerika" oleh para pendatang yang asli Inggris, dan rombongannya membentuk koloni yang dikenal dengan Massachussets Bay.

Pada zaman Anne hidup, wanita terpelajar terbilang langka. Anne beruntung memiliki ayah yang begitu peduli dengan pendidikan anak-anaknya. Baik anak yang lelaki maupun perempuan, tidak ada perkecualian, mendapat pendidikan dari sang ayah. Kebetulan Anne memiliki minat baca yang tinggi, bahkan buku-buku favoritnya sama dengan yang difavoritkan ayahnya. Minat bacanya ini jugalah yang menjadikan Anne lebih menonjol secara akademis daripada saudara-saudaranya.  

Salah satu hal menarik dari kehidupan Anne Bradstreet,yang membuat saya kagum adalah bagaimana Anne bisa  mengajar delapan orang anak-anaknya sendiri dengan baik. Filosofi Anne dalam mendidik anak adalah bahwa anak yang berbeda memiliki natur yang berbeda... adalah orangtua yang bijak yang bisa menyesuaikan pola asuh dengan natur tiap-tiap anak.  Wah, hebat banget yah, wanita yang hidup di zaman kolonial bisa berprinsip seperti ini! :) Padahal di zaman itu ilmu psikologi belum maju seperti sekarang.

Hal lain yang saya kagumi dari Anne adalah bagaimana ia bisa dengan bijak mengurus rumah tangganya.  Anne bisa beradaptasi dengan pola kehidupan berumahtangga di New England yang tentunya kontras sekali dengan di negeri asalnya, kota Inggris yang maju. Begitu banyaknya tugas-tugas  rumah seorang ibu rumah tangga di pedalaman New England.. Segala sesuatu dikerjakan dari tahap awal sampai akhir... Tak ada toko kelontong atau pasar segar. Tidak ada catering atau resto siap saji. Tidak ada delivery service dan supermarket. Kegiatan memasak dan menyiapkan menu makan saja bisa menjadi begitu ribet dan njelimet. Untuk  mendapatkan aneka bumbu masak, para ibu rumah tangga harus mulai menanam sendiri aneka tanaman rempah dan padi-padian. Everything from scratch! Gak kebayang deh repotnya masak di zaman Anne!

Ada pula kejadian yang sempat membuat Anne bentrok dan bertengkar dengan pembantunya. Ada seorang pembantu yang sangat menguji kesabaran Anne sampai-sampai emosinya meledak! Hal ini sempat menjadi bahan perbincangan tetangga Anne. Wah, Anne yang terkenal sabar dan penuh penguasaan diri bisa juga meletup amarahnya! Saya geli juga nih, baca kejadian ini, kirain cuman saya yang emosian sama pembantu.. wakaka


Wow, saya jadi merasa beruntung banget hidup di era pasca revolusi industri, banyak sekali hasil kemajuan teknologi yang mempermudah tugas-tugas saya sebagai ibu rumah tangga! Mesin cuci, microwave, pressure cooker, blender, oven, dsbnya telah hadir untuk mempermudah tugas-tugas rutin di rumah tangga. Ternyata menjadi homemaker  di era teknologi informasi itu jauh lebih nyaman jika dibandingkan di zaman kolonial dulu... :)

 Di tengah semua kesibukannya, hebatnya Anne masih sempat memiliki waktu untuk menulis kumpulan puisi! Hingga kini, nama Anne dikenal sebagai penulis puisi wanita pertama dari Amerika yang tulisannya diterbitkan! Kumpulan puisinya diterbitkan tahun 1650 dengan judul "The Tenth Muse Lately Sprung Up in America". Anne membuktikan bahwa kemajuan pola pikir seseorang tak terbendung dan terhalangi sekalipun tinggal di tengah padang belantara. Kreatifitas Anne untuk mengekspresikan dan mengembangkan dirinya melalui karya tulisnya tidak terbendung oleh kesibukan sehari-harinya. Pengarang buku ini D B Kellog, mendedikasikan buku ini bagi semua wanita yang telah hidup melampaui zamannya.
Semoga kita juga menjadi salah satu dari wanita-wanita yang hidup seperti Anne, melampai zamannya..

Nah, resensi buku ini saya tutup dengan sajak gubahan Anne yang saya suka banget.. Puisi ini mengekspresikan kerinduan Anne pada suaminya Simon Bradstreet:

To my Dear and Loving Husband
 If ever two were one, then surely we.
If ever man were lov'd by wife, then thee.
If ever wife was happy in a man,
Compare with me, ye women, if you can.
I prize thy love more than whole Mines of gold
Or all the riches that the East doth hold.
My love is such that Rivers cAnneot quench,
Nor ought but love from thee give recompetence.
Thy love is such I can no way repay.
The heavens reward thee manifold, I pray.
Then while we live, in love let's so persever
That when we live no more, we may live ever.

PS: Walaupun sudah agak terlambat, namun saya menghaturkan mohon maaf yang sedalam-dalamnya sekiranya ada kesalahan yang disengaja maupun tak disengaja.
Mohon Maaf lahir dan batin :)
-Yunie

Disclosure of Material Connection: I received this book free from the publisher through the BookSneeze.com <http://BookSneeze.com> book review bloggers program. I was not required to write a positive review. The opinions I have expressed are my own. I am disclosing this in accordance with the Federal Trade Commission’s 16 CFR, Part 255 <http://www.access.gpo.gov/nara/cfr/waisidx_03/16cfr255_03.html> : “Guides Concerning the Use of Endorsements and Testimonials in Advertising.”

I review for BookSneeze



Friday, September 3, 2010

My 2010 Reading List

Sejak kecil, saya suka banget baca buku. Almarhum Kakek sayalah yang sering memanjakan saya dengan membelikan aneka bacaan yang saya suka. Cerita rakyat,  dongeng Hans Andersen, aneka fairy tales, komik, dsbnya. Setiap Kakek datang dan nginap di rumah, saya bahagia sekali! Dia selalu ajak saya ke toko buku dan membelikan "SEMUA" buku yang saya inginkan. Jadi di masa kecil saya,kunjungan Kakek ke Jakarta selalu saya rindukan. :) Miss those days... Miss u Grandpa.. :)
Saya senang mengoleksi buku-buku dan saking banyaknya buku yang saya sudah miliki, maka saya belajar merawat buku-buku tersebut. Kebetulan suamiku juga senang membaca, jadi kompaklah kita! Bagi kami,kata shopping di kamus kami berarti membeli buku-buku yang bermutu... :) 

Dulu zaman SD sampai SMP buku-buku yang saya baca mostly buku-buku fiksi, novel dan komik. Namun sejak kuliah dan berpacaran, mulai deh ganti haluan.  Buku-buku pengembangan diri, buku manajemen, dan buku sastra mulai saya baca.Lalu kini, setelah menikah, ganti haluan lagi nih! Buku-buku yang saya baca adalah berkaitan dengan issues dan interests yang saya hadapi. Maka saya klasifikasikan jenis buku bacan saya sesuai topik:Parenting, Homemaking, Religion, Health, Home Education, Womanhood, Biographies, Fiction, Devotionals, dan Psychology.

Buku yang saya baca di tahun 2010 saya bikin list di postingan kali ini, jadinya posting ini akan terus bertambah gambar2 bukunya.. :) Kalau ada yang ingin dibikini reviewnya, bisa nulis di comments yah! Saya hobi nih bikin book review, ketularan Mba fanda..he3!
Bisa  juga klik beberapa dari gambar bukunya untuk bisa mengintip baca beberapa halaman dari buku tersebut di Amazon.Com!

Womanhood:
Fascinating 
Womanhood  Seven Secrets to Timeless Beauty: Discover and Maximize 
Your Personal Style
Cooking:
 The Breath of a Wok: Unlocking the Spirit of Chinese Wok Cooking Through Recipes and Lore [Hardcover]
Biografi:

Anne Bradstreet (Christian 
Encounters Series)


Homemaking:
Home Comforts: The Art and Science of Keeping House 
Heloise from A to Z - An Indispensable Home Reference
Parenting:
How to Talk So Kids Will Listen & Listen So Kids Will Talk

The Five Love Languages of Children
Parenting the Strong-Willed Child: The Clinically Proven Five-Week Program for Parents of Two- to Six-Year-Olds [Revised and Updated Edition]Parenting Isn't for Cowards: The 'You Can Do It' Guide for Hassled Parents from America's Best-Loved Family A dvocate
Home Education:
The Way They Learn

Self Development:

Your Best Life Now: 7 Steps to Living at Your Full Potential

Fiction :
The Cricket on the Hearth: A Fairy Tale of Home
Totto-Chan: The Little Girl at the Window



 Marriage
The 5 Love Languages: The Secret to Love That Lasts
 
Psychology
The Mom Factor: Dealing With the Mother You Have, Didn't Have, or Still Contend With

Health:
Enzyme Factor








 















 

Oh ya, kalau ada rekomendasi buku bagus buat saya, boleh juga ditulis di kolom komentar
Saya welcome banget tuh! :)

Learning from Anemone and Clown Fish

This week's to-read-book for kiddos Minggu lalu, kami belajar tentang kehidupan di dalam air dan secara spesifik membahas simbiosis...