Saturday, October 2, 2010

Peran Wanita dalam Rumah Tangga (A Woman’s Roles at her Home)-Part 1

Womanhood day (Hari Wanita) dirayakan setiap tanggal 30 September di Amerika Serikat. Hari ini dicanangkan oleh (alm) Helen Andelin, pengarang buku bestseller Fascinating Womanhood. Hari Wanita dirayakan sebagai sebuah usaha untuk mengapresiasi dan merayakan peran wanita dalam sebuah rumah tangga. Cara merayakannya bisa dengan mengenakan busana dan gaya dandan yang feminin, memasak hidangan favorit suami serta anak-anak, bersyukur atas suami dan anak-anak yang kita miliki, dsbnya. :)
Namun hari Wanita tidak harus dirayakan tiap tanggal 30 September aja kan? Let's celebrate womanhood everyday! :)

Menyambut Hari Wanita ini, saya posting kembali artikel lama saya, dari blog lama saya, tentang Peran wanita dalam rumah tangga(A Woman’s Roles at her Home).

Wanita dalam rumah tangga itu bisa siapa saja yang berperan sebagai homemaker. Bisa saja  seorang single mother yang merangkap kepala keluarga, atau seorang wanita karir yang juga bertanggung jawab mengurus rumah selepas pulang kerja...Pastilah ada person in charge yang melakoni semua peran-peran ini dalam sebuah rumah tangga!

Peran wanita dalam rumah tangga itu memang multifungsi dan ragam banyaknya.
Mengagumkan sekali bagaimana seorang wanita dipercaya oleh Penciptanya dengan begitu banyaknya peran-peran penting. Alasannya? Oh, tentu saja karena ia adalah seorang ratu dalam rumah tangganya! Jabatan ratu kan memang tidak main-main tuh...

Ada tiga peran utama seorang ratu rumah tangga:
1. isteri (wife)
2. ibu (mother)
3. manajer rumah tangga (homemaker)

Tiap-tiap peran diatas dibagi-bagi lagi dalam sub-sub peran:
1. Peran seorang isteri:





-Pengantin wanita(bride)-Seorang wanita memasuki kehidupan berumahtangganya pada saat  janji-janji nikah diucapkan. Semua peran yang ada diawali dengan peran yang "satu" ini..when the bride says "I do"

  

-Kekasih (Lover)-Masa-masa indah setelah pesta pernikahan, saat pasangan bisa saling menikmati "cinta" satu sama lain tanpa batas lagi! Kalau dulu masih tahap pacaran dan tunangan, masih harus menghormati batasan masing-masing dalam memadu kasih. Namun kini, kita bisa menyebut pasangan kita "kekasih". Kita sudah mengenalnya dengan intim. 
Sedihnya, setelah lama menikah, seringkali peran menjadi kekasih ini terabaikan..





-Penolong (helpmeet)- Hawa diciptakan untuk menjadi "Penolong" bagi Adam. Seorang isteri diciptakan untuk menjadi penolong suaminya dalam berbagai hal yang memang adalah kapasitasnya.







-Sahabat (Friend)-Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran. Seorang sahabat selalu hadir dalam suka maupun duka, dalam keadaan sakit atau sehat dalam keadaan kaya atau miskin.








            
-Rekan Sekerja (Partner)-Beberapa rumah tangga ada yang menjalankan bisnis rumahan, entah ini adalah sumber penghasilan utama atau sebagai penghasilan sampingan.Istri menjalani peran sebagai rekan sekerja dalam bisnis bersama suami. Hati suaminya percaya kepadanya, ia tidak akan kekurangan keuntungan!






-Belahan Jiwa (soulmate)-Peran ini sangat spesial sekali, karena roh seorang isteri seolah-olah punya kontak batin dengan suaminya. Jika suami yang nun jauh bertugas disana sakit atau gundah, si isteri bisa merasakannya. Memang suami istri itu MFEO (made for each other). Itulah mengapa doa seorang isteri buat suaminya seringkali sangat besar kuasanya dan pengaruhnya. 





note:Pictures taken from my HMB cover.



Posting ini dibagi tiga seri, seri berikutnya adalah Peran seorang ibu. Indah banget menjadi isteri yang benar-benar berfungsi sesuai peran yang dirancang oleh Tuhan. Penuh berkat saat melakoninya dan banyak belajar juga dari kesalahan-kesalahan yang sudah dibuat. 
I am grateful to be a wife! :)

Saya tutup dengan perkataan Ruth Peale, isteri Normant Vincent Peale:
 "No job, no hobby, no activity on Earth can compare with the drama and the exhilarating experience of living with a man, loving him, doing your best to understand his infinitely complex mechanism and helping to make it hum and sing and soar the way it was designed to do"

7 comments:

j4j said...

saking banyaknya tugas yg diberikan kepada wanita, sampai2 surga pun ditempatkan dibawah kakinya...!!! tentunya bagi mereka yg melaksanakan semua tugasnya secara ikhlas...!!!

Risma Hutabarat said...

Artikel yang baguuuuuuuuuuuuusss banget :D
Aku setuju dengan penjelasan peran No.2 Sesudah menikah, kadang yang satu ini bisa terlupakan. Padahal kadang suka kangen dengan suasana dan kesempatan berdua seperti dulu...
Risma

Agenda ibu rumah tangga said...

@j4j: saya lihat2 telapak kaki saya terus, yang saya temukan malahan kulit kering pecah-pecah...
kayaknya perkecualian untuk kakiku deh.. tidak ada Surganya disitu.. [kidding...:)]

@Mba Risma: Iya, thank you pujiannya! :) Mungkin itu sebabnya banyak yang menganjurkan setiap lima tahun sekali pergi honeymoon lagi..Maybe we need that to refresh our relationship with hubby.. :)

joanna said...

betul sekali, mbak..jadi terharu bacanya..terharu dng diriku sendiri..begitu mulianya seorang wanita :) yang pasti aku sangat bersyukur menjadi wanita..nice artikel

Bunda Inda said...

Wow.. Wanita memang mempunyai banyak peran.
TFS mba..

lil said...

Niceeeeeeee to share :)
i love it... :)

Nurlia Desianti said...

sangat inspiratif dan informatif....
i like this article... :)