Wednesday, February 23, 2011

My 2011 Reading List

Tahun ini mau baca buku apa saja ya?
Cari buku dan topik judul buku yang senada dengan my 2011 goals and resolution
Habis beli beberapa buku baru juga nih yang ga sabar utk kulahap..:) hihihihi
Targetnya adalah lebih sedikit buku yang akan saya baca tahun ini, namun lebih banyak yang diaplikasikan. Soalnya suka asal baca-baca terus lali--alias dilupakan--hahaha! Gaya doank baca buku ini itu, tapi kalau tidak ada pembaharuan pikiran, ya sama ajah...!
Pembaharuan pikiran serta konstan menerapkan hal-hal yang baru dipelajari ke dalam kehidupan sehari-hari. Itu adalah harapan saya dari bacaan yang saya lalap masuk ke alam pikiran bawah sadar, tak sadar dan sadar(teori ngaco....ini teori ngawur saya)

Ya wes, rencana nya bacaan berikut ini hendak menambah semarak isi pikiran saya di tahun 2011:
 Faith
 

Fiction
A Suitor for Jenny (A Rocky Creek Romance)
Education
Teaching Montessori in the Home: Pre-School Years: The Pre-School Years
Parenting
 The Blessing
Wisdom for Mothers 
Raising Godly Tomatoes
How to Talk So Kids Will Listen & Listen So Kids Will Talk
Wisdom for Mothers
A Parent's Guide to Asperger Syndrome and High-Functioning Autism: How to Meet the Challenges and Help Your Child Thrive

Marriage
Created to Be His Help Meet: Discover How God Can Make Your Marriage Glorious
The 5 Love Languages: The Secret to Love That Lasts
The Power of a Praying® Wife

Homemaking

The 15-Minute Organizer
The Hidden Art of Homemaking
Home Comforts: The Art and Science of Keeping House
Womanhood
Between Women of God: The Gentle Art of Mentoring
Fascinating Womanhood
The Fascinating Girl
Daftar bacaan ini bakalan bertambah or berkurang sesuai sikon dan kalau ada rekomendasi buku bagus yang sesuai dengan topik yang aku minati, tulis judulnya ya di kolom komentar.. thanks :)

Friday, February 11, 2011

Menjadi Ibu di Finlandia

gambar diambil dari virginia.edu
Saya membaca sebuah penuturan seorang ibu warga negara Singapura tentang kisahnya menjadi ibu di Finlandia. Ia tinggal dan bekerja di negara tersebut:
"A month before my expected delivery date, I started my maternity leave. For the next eight months, I would receive up to 80 per cent of my salary with two full months paid for by the company and the rest covered by the state."  
Satu bulan sebelum tanggal melahirkan, saya sudah cuti hamil. Delapan bulan berikutnya, saya mendapat hampir 80% gaji dengan dua bulan penuh dibayarkan oleh perusahaan dan sisanya ditanggung oleh negara bagian.
"After that, should I choose to stay at home with my baby in his formative years, my position in the company would be held for up to three years. A child allowance of €200 (S$350) is also paid monthly until the child grows well into his teens."

Setelah itu, jikalau saya memilih utk stay at home dengan bayi saya ketika masa-masa usia emasnya, posisi saya di perusahaan akan tetap tersedia selama tiga tahun. Tunjangan anak sebesar €200 (S$350)  atau senilai Rp3,150,000 juga diberikan sampai anak tersebut bertumbuh hingga usia remajanya.


Benefit yang diberikan untuk keluarga yang mempunyai anak sungguh luar biasa! :)
Tapi bukan berarti saya mau jadi ibu di Finlandia, hehehe, hanya berkaca saja ke kisah ini kok..
Benefit yang diberikan ada dua jenis: maternity and parental allowances yang menunjukkan bahwa ayah punya peran yang sejajar dalam membesarkan anak.Para ayah bisa ambil cuti melahirkan juga...menarik banget ya? Selama max 3 minggu. Sebabnya para ayah diharapkan terlibat juga dalam membesarkan anak! Wow...!  Kebijakan yang sangat family friendly!
 Rupanya perlu perubahan paradigma di masyarakat tentang peran ayah dalam membesarkan anak. :) Bahwa ayah juga ambil bagian dalam proses mendidik dan membesarkan anak-anaknya. :)

Sumber posting ini: Strait Times Singapore forum